HUT ke-81 OKI, Farid Hadi Sasongko Tegaskan Komitmen DPRD Kawal Pembangunan Daerah

Berita, OKI Mandira158 Dilihat

PARAMESWARA.NET, OKI — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan. Ketua DPRD OKI, Farid Hadi Sasongko, menegaskan komitmen lembaga legislatif dalam menjalankan fungsi legislasi dan mengawal prioritas pembangunan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Farid dalam rapat paripurna peringatan HUT ke-81 Kabupaten OKI yang digelar di Gedung DPRD OKI, Senin (12/10/2026).

Mengusung tema “Bergerak Bersama Berdampak untuk Semua”, Farid berharap peringatan hari jadi Kabupaten OKI tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendorong kemajuan daerah.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, hingga masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting agar program pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Farid juga menegaskan DPRD OKI akan terus menjalankan fungsi legislasi serta mengawal prioritas pembangunan daerah sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab lembaga legislatif.

Momentum HUT ke-81, lanjutnya, menjadi kesempatan untuk melihat kembali berbagai capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi pekerjaan rumah yang masih perlu diselesaikan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten OKI.

“Atas peristiwa karhutla ini, saya selaku Bupati Ogan Komering Ilir menyatakan bertanggung jawab dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak,” kata Muchendi.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten OKI telah mengerahkan lebih dari 810 personel untuk melakukan pencegahan, patroli, dan pemadaman karhutla. Pemerintah daerah juga memperkuat peran Masyarakat Peduli Api (MPA), mengevaluasi kesiapsiagaan, serta menindaklanjuti dugaan pelanggaran korporasi.

Muchendi mengakui, luasnya kawasan gambut di OKI menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan kebakaran. Kawasan gambut tersebut mencapai sekitar 809.274 hektare atau 47 persen dari luas wilayah Kabupaten OKI.

Untuk mengantisipasi kebakaran berulang, pemerintah daerah mendorong pengelolaan tata air gambut dan penguatan sistem deteksi dini. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan upaya pencegahan sekaligus mempercepat penanganan apabila muncul titik api.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi sejumlah capaian pembangunan Kabupaten OKI, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga penurunan angka kemiskinan.

Terkait penanganan karhutla, Herman Deru mengaku telah meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Jungkal bersama Bupati OKI Muchendi Mahzareki.

“Semalam saya bersama Bupati sampai tidur di lapangan melihat kondisi yang sebenarnya, bukan sekadar menerima kata orang atau laporan semata,” ujarnya.

Ia menjelaskan, angin kencang menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman karena berpotensi memicu munculnya titik api baru. Meski demikian, petugas di lapangan terus berupaya mengendalikan kebakaran.

Peringatan HUT ke-81 Kabupaten OKI tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari capaian ekonomi dan program pemerintah, tetapi juga dari kemampuan seluruh pemangku kepentingan menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.

Melalui semangat “Bergerak Bersama Berdampak untuk Semua”, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat diharapkan semakin kuat, baik dalam mengawal pembangunan maupun menangani persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kehidupan warga.