PARAMESWARA.NET, OKI — Ketua DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Farid Hadi Sasongko, A.Md, Gz, melaksanakan kegiatan reses Tahun 2026 di Desa Labuan Jaya, Kecamatan Mesuji, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan keluhan terkait kebutuhan dasar pembangunan di wilayah mereka.
Reses yang digelar di tengah permukiman warga itu dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, kaum ibu, pemuda, hingga anak-anak. Dengan suasana sederhana namun penuh keakraban,Farid Hadi Sasongko, A.Md, Gz berdialog langsung dan mendengarkan satu per satu aspirasi yang disampaikan warga Labuan Jaya.
Dalam pertemuan tersebut, aspirasi utama yang mengemuka adalah persoalan infrastruktur jalan cor dan Siring, MCK, Pagar sekolah, Box culvert, LPJU yang hingga kini masih menjadi kendala serius bagi aktivitas masyarakat. Warga menilai kondisi ini maupun akses menuju fasilitas sekolah serta lainya masih memprihatinkan dan membutuhkan perhatian segera dari pemerintah daerah.
“infrastruktur urat nadi kehidupan kami. Kalau rusak atau sulit dilalui, semua aktivitas warga terganggu, mulai dari ekonomi, pendidikan, sampai pelayanan serta kebutuhan lainya,” ungkap salah satu warga dalam sesi dialog.
Secara khusus, masyarakat Labuan Jaya mengajukan permohonan pembangunan jalan cor, Siring, MCK, pagar sekolah dan Box culvert, LPJU.
Akses tersebut dinilai sangat vital, terutama saat kondisi pasang air atau musim hujan, di mana jalur darat sulit dilalui dan berisiko bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan.
Selain itu, warga juga meminta adanya pembangunan, peningkatan, serta pembangunan jalan cor dan Siring, Box culvert yang saat ini banyak mengalami kerusakan. Kondisi tersebut dinilai penting bagi masyarakat setempat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Farid Hadi Sasongko, A.Md, Gz menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh usulan warga agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal DPRD, melainkan momentum penting untuk menyerap kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
“Apa yang disampaikan hari ini adalah kebutuhan nyata masyarakat. Semua aspirasi ini akan saya catat dan perjuangkan melalui pembahasan di DPRD serta disampaikan kepada pemerintah daerah,” tegas Farid.
Ia juga menjelaskan bahwa hasil reses akan dituangkan dalam laporan resmi dan menjadi bahan dalam pembahasan program kerja serta penganggaran pemerintah daerah.
Menurutnya, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan agar pembangunan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.
Farid Hadi Sasongko, A.Md, Gz menambahkan, Kecamatan Mesuji, khususnya Desa Labuan Jaya memiliki tantangan geografis yang memerlukan pendekatan pembangunan khusus.
Oleh karena itu, ia berharap aspirasi masyarakat tidak hanya berhenti sebagai catatan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program konkret.
“Pembangunan harus berkeadilan. Wilayah-wilayah yang aksesnya sulit justru harus mendapatkan perhatian lebih. Ini bagian dari tanggung jawab moral dan politik kami sebagai wakil rakyat,” ujarnya.
Kegiatan reses tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga serta sesi foto bersama. Masyarakat berharap kunjungan kerja ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi titik awal percepatan pembangunan infrastruktur di Desa Labuan Jaya.
Melalui reses Tahun 2026 ini, Farid Hadi Sasongko, A.Md, Gz kembali menegaskan peran DPRD sebagai jembatan aspirasi masyarakat dengan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat komitmen untuk menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat di Kabupaten Ogan Komering Ilir.







