Aziz Ari Saputra Serap Aspirasi Warga Kepayang, Infrastruktur dan Peternakan Jadi Sorotan Reses

PARAMESWARA.NET, OKI – Kebutuhan pembangunan infrastruktur pedesaan dan pengembangan sektor peternakan masih menjadi harapan utama masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Reses Masa Sidang VI Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Anggota DPRD Sumatera Selatan dari Fraksi PKB, Aziz Ari Saputra, di Desa Kepayang, Kecamatan Lempuing, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan reses yang merupakan agenda konstitusional anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat itu dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai usulan yang dinilai mendesak.

Mulai dari pembangunan jalan usaha tani, jalan poros desa, normalisasi saluran air, pembangunan jembatan, hingga persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi saat musim kemarau.

Wardani, salah seorang warga Dusun 1, menyampaikan bahwa para petani di wilayahnya membutuhkan pembangunan jalan usaha tani sepanjang 1,5 kilometer guna menunjang aktivitas pertanian pascamusim hujan.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan jalan poros sepanjang 2,5 kilometer yang hingga kini belum terealisasi.

Tidak hanya infrastruktur, warga juga berharap adanya perhatian dari pemerintah terhadap pengembangan sektor peternakan sapi yang dinilai memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat setempat.

Aspirasi serupa disampaikan warga Dusun 2 yang mengusulkan pembangunan jalan usaha tani sepanjang tiga kilometer dengan lebar dua meter.

Mereka juga meminta pembangunan akses jembatan yang menghubungkan Desa Kepayang dengan Desa Sindang Sari guna mempermudah mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

Usulan lainnya mencakup pembangunan jalan usaha tani sepanjang 3,3 kilometer, pekerjaan betonisasi jalan (BOK), serta pembangunan culvert atau gorong-gorong untuk mendukung sistem drainase di kawasan pertanian.

Sementara itu, warga Kampung 2 RW 1 RT 1 mengeluhkan persoalan banjir yang masih menjadi masalah tahunan ketika musim penghujan tiba. Mereka meminta normalisasi siring atau saluran air agar genangan yang kerap merendam permukiman dapat diminimalisir.

Dalam dialog bersama legislator asal Dapil III OKI-OI tersebut, warga juga mempertanyakan langkah dan aturan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau. Permasalahan karhutla dinilai perlu mendapatkan perhatian serius mengingat dampaknya yang cukup besar terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Aziz Ari Saputra menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan didata dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD Sumatera Selatan.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami inventarisir dan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta organisasi perangkat daerah terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan skala prioritas pembangunan,” ujar Aziz.

Ia juga mengingatkan bahwa sejumlah usulan masyarakat pada periode sebelumnya telah berhasil direalisasikan. Salah satunya pembangunan jalan poros sepanjang dua kilometer pada tahun 2021 yang hingga kini masih dimanfaatkan masyarakat.

Melalui kegiatan reses tersebut, Aziz berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin sehingga berbagai kebutuhan pembangunan di daerah dapat diakomodasi dalam pembahasan program dan anggaran pemerintah pada tahun-tahun mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *